ANTISIPASI KEJADIAN DI PABRIK ROKOK PT. HM SAMPOERNA Tbk, KADIS PMPTSP KAB. TANJAB BARAT LAKUKAN SIDAK AKTIFITAS PERUSAHAAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19

Selasa, 19 Mei 2020 | 07:46:59 WIB | Dibaca: 232 Kali



Kuala Tungkal, 18 Mei 2020

Sebanyak 75 Orang Karyawan Pabrik Rokok PT. HM Sampoerna Tbk yang berlokasi di Surabaya, terjangkit Virus Covid-19 berdasarkan hasil Swab Test sampai dengan Tanggal 8 Mei 2020.

Sebagai wujud tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pengendalian pelaksanaan penanaman modal, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tanjung Jabung Barat bergerak cepat untuk mengantisipasi kejadian seperti yang dialami oleh Karyawan di Pabrik Rokok tersebut. Kepala DPMPTSP Kab. Tanjab Barat memimpin langsung Inspeksi untuk mengecek langsung protocol kesehatan yang diterapkan di wilayah Perusahaan.

“Sebagai antisipasi penyebaran virus covid-19 seperti kejadian di Pabrik rokok Sampoerna, Bapak Bupati langsung menginstruksikan kepada kami untuk langsung turun ke perusahaan, bagaimana penerapan protocol kesehatan penanganan covid-19 disana.”Ujar Kadis saat ditemui disaat melakukan inspeksi ke perusahaan.

Sidak kali ini menyisir seluruh perusahaan yang berada diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ada beberapa poin utama yang ditegaskan kadis dalam inspeksinya kali ini, antara lain untuk memastikan bahwa perusahaan dapat terus melakukan aktifitas produksi dengan tetap memperhatikan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah terkait dengan Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 seperti yang tertuang dalam SE Menteri Perindustrian RI Nomor 4 Tahun 2020.

Berdasarkan hasil inspeksi dilapangan diketahui bahwa ke semua Perusahaan tersebut telah menjalankan Protokol Kesehatan dengan cukup baik, antara lain melakukan screening awal kepada setiap karyawan/tamu maupun keluarga karyawan yang akan masuk/keluar, memiliki fasilitas yang memadai untuk mencuci tangan serta rutin melakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh area dalam wilayah perusahaan termasuk juga fasilitas umum yang berada didalamnya.

Bagi para pekerja dan keluarga karyawan juga diwajibkan untuk memakai masker saat keluar rumah dan memakai masker dan sarung tangan selama berada di area pabrik, menjaga jarak dan dilarang berkelompok pada saat jam istirahat (Social/Physical distancing). Bagi pekerja yang sakit maka tidak dianjurkan untuk melanjutkan pekerjaan dan harus segera memeriksakan diri ke faskes perusahaan maupun pemerintah.

Ditemui pada salah satu perusahaan yaitu PT. Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry, Salah Satu Pimpinan Perusahaan Bapak H. Hermawan menjelaskan bahwa sejak awal adanya virus ini pihaknya telah meningkatkan keselamatan, kesehatan dan sanitasi sesuai anjuran pemerintah serta juga telah membatasi ruang gerak karyawan.

“Perusahaan juga telah membatasi pekerja untuk tidak meninggalkan wilayah perusahaan. Dan apabila ada pekerja maupun keluarga karyawan yang kembali dari luar kota dengan transmisi local covid-19 wajib melaporkan diri ke pihak perusahaan dan segera memeriksakan diri ke faskes yang ada diwilayah tersebut dan wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.” Terang H. Hermawan di ruang kerjanya saat menemui tim dari DPMPTSP Kab. Tanjab Barat.

Dalam kesempatan itu juga, Pihak DPMPTSP juga ingin memastikan bahwa ada kontribusi yang diberikan oleh perusahaan terhadap Untuk Masyarakat diwilayah sekitar perusahaan yang terkena dampak dari pandemic covid-19. Berdasarkan laporan perusahaan, Jenis bantuan yang telah diberikan umumnya berupa bantuan desinfektan, tempat cuci tangan, sabun/hand sanitizer dan alat penyemprot. Selain itu juga beberapa perusahaan juga sudah mendistribusikan sembako kepada masyarakat sekitar.

“Kami dari pihak Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah menjalankan protocol kesehatan dengan baik, dan juga telah berkontribusi membantu masyarakat sekitar wilayah perusahaan yang terkena dampak dari covid-19 ini, kami berpesan untuk terus manjaga kesehatan dan tetap menjalankan anjuran pemerintah.” Tambah Kadis dengan semangat saat mengecek ke lokasi perusahaan.

Dalam Inspeksi ke perusahaan kali ini, Kadis PMPTSP tidak sendirian dan didampingi langsung oleh Kabid Pengendalaian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Sistem Informasi H. A. Zaenuddin, S.Sos, Kasi Pengolahan data dan Informasi Penanaman Modal Sdr. Risky Andriansyah, SE, dan Sdr. Setiawan selaku petugas pengelola survey Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan.

Narasi dan Editor : Tim Sistem Informasi DPMPTSP

Komentar Facebook