BIMBINGAN TEKNIS SOSIALISASI KEMUDAHAN BERUSAHA BAGI PARA PELAKU USAHA DI TANJUNG JABUNG BARAT

Rabu, 30 Juni 2021 | 11:02:28 WIB | Dibaca: 98 Kali


Bupati, KH. Drs. Anwar Sadat, M.Ag membuka Bimbingan Teknis Sosialisasi Kemudahan bagi para pelaku usaha di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (30/06/21).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati di Hotel Ar-Riyadh Kuala Tungkal yang di hadiri oleh Sekda, Kadis Koperindag Safriwan, Anggota DPRD Hariri, perwakilan perusahaan dan perbankan, narasumber, para peserta dan para tamu undangan lainnya.

Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) H. Yan Ery S,Pt, M.Si mengatakan “Sosialisasi ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik fasilitasi penanaman modal TA 2021. Jumlah peserta akan di bagai menjadi 6 angkatan dan akan melibatkan 187 pelaku usaha, sementara hari ini peserta 15 UMKM dan 15 perusahaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan tujuan meningkatkan kepahaman pelaku usaha serta meningkatkan kualitas pelayanan.” Ujar Yan Ery.

“Akan meningkatkan jumlah pelaku usaha yang memiliki izin usaha, dapat bersinergi antara UMKM dengan perusahaan besar sehingga adanya kerjasama yang memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah pada akhirnya dapat meningkatkan realisasi investasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat”.

Sementara itu Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam sambutannya mengungkapkan “Ditengah Pandemi Covid-19 ini kita harus selalu berinovasi dan bergerak mendorong memberikan kemudahan berusaha di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sehingga meningkatkan iklim investasi”, Ujar Bupati.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah jawaban di tengah pandemi Covid-19 yang menyangkut pemulihan ekonomi, merangsang UMKM untuk terus berkembang sehingga akan lebih banyak pelaku usaha yang paham terhadap berbagai kebijakan terkait penanaman modal. Saya menyebutnya “Hidden Paradise” dan UMKM ini yang harus kita keluarkan dan kembangkan. Saya berpesan ngurus Izin Jangan ke Calo”. tutup Bupati.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Pemberian secara Simbolis Perizinan untuk Rumah Ibadah, Madrasah/Pesantren dan Pelaku Usaha (Kopi dan Batik).

Sumber Berita : tanjabbarkab.go.id

Komentar Facebook